HUT Ke-13 GIK Pentaskan Teater Musikal Penuh Tawa

oleh -28 Dilihat
oleh
Pementasan teater musikal Menanggung Dua Panggung di GIK
Antara/HUT Ke-13 GIK Pentaskan Teater Musikal Penuh Tawa

Radar Berita – Galeri Indonesia Kaya merayakan hari jadinya yang ke-13 lewat pementasan teater musikal bertajuk “Menanggung Dua Panggung”. Sebanyak 15 talenta muda dari Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya Batch 3 tampil di Grand Indonesia Jakarta pada Sabtu (24/10). Pertunjukan ini digelar sebanyak tiga kali pada 23 dan 24 Oktober 2026.

Naskah pementasan tersebut lahir dari kolaborasi Aprilia Ramadhina, Jessica Gabriella, dan Widya Arifianti. Cerita berfokus pada konflik batin tokoh Ranting yang terbelah antara panggung seni dan tuntutan dunia kerja. Format jukebox musikal ini dibawakan secara jenaka sehingga berhasil memancing tawa para penonton.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Perpaduan Lagu Populer dan Cerita Komedi

Pementasan ini menyuguhkan dialog dinamis yang berpadu dengan lagu-lagu lintas genre. Penonton disuguhi lagu tradisional Betawi “Keroncong Kemayoran” hingga karya modern seperti “Semua Ini Untuk Apa” milik Donne Maulana. Selain itu, tembang “Makin Lelah” karya Payung Teduh serta “Sempurnanya Aku” dari band NPD turut melengkapi pertunjukan.

Proses Latihan Intensif Para Talenta

Pemeran tokoh Ranting, Jennifer Kristi Rengka, menuturkan bahwa para pemain menjalani persiapan intensif selama dua bulan. Sebelumnya, para peserta telah menyelesaikan program pelatihan seni panggung selama delapan bulan dan berlatih selama dua minggu di London. Jennifer mengungkapkan rasa senangnya atas hasil kerja keras tersebut, “Seru banget ya. Tapi kali ini kita semakin lebih bagus lagi dibanding sebelumnya.”

Sementara itu, Herve Pierre Sidharta selaku pemeran Boy menjelaskan manfaat pelatihan bersama West End Stage di London pada Desember 2025. Program beasiswa gratis dari Indonesia Kaya ini bertujuan membina para calon pelaku seni panggung profesional di tanah air. Pierre menegaskan, “Mungkin teknik bisa berbeda, pendekatan bisa berbeda. Tapi kecintaan pada seninya semuanya sama ya.” Pemeran Jendra, Fathur Ojak, juga menambahkan bahwa karya ini merupakan bukti kolaborasi nyata para seniman muda RKIMB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.