SPARK Hadirkan Wisata Kuliner Baru di Tepi Danau

oleh -3 Dilihat
oleh
Area wisata kuliner Langit Nusantara di tepi danau Senayan Park
Republika/SPARK Hadirkan Wisata Kuliner Baru di Tepi Danau

Radar Berita – Pusat perbelanjaan modern kini terus berinovasi untuk menarik minat masyarakat urban. Salah satu langkah terbarunya adalah menghadirkan destinasi wisata kuliner terpadu di kawasan Senayan Park (SPARK). Pengelola mal resmi membuka area makan bernama Langit Nusantara pada Jumat (30/10/2026).

Destinasi yang dikelola oleh Lippo Malls Indonesia (LMI) ini menempati lahan seluas lebih dari 600 meter persegi. Area tersebut terletak di lantai satu SPARK dengan menyajikan pemandangan danau serta gedung perkotaan. Selain itu, pengunjung dapat memilih area makan di dalam maupun luar ruangan sembari menikmati matahari terbenam.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Konsep Ragam Makanan Nusantara

Langit Nusantara menyediakan sebanyak 38 gerai makanan khas Indonesia. Pada fase awal pembukaan, area ini mengusung tema Jelajah Rasa Nusantara. Namun, pengelola berencana mengganti tema sajian tersebut setiap tiga bulan agar pengunjung tidak bosan.

Desain interior area makan ini memadukan nuansa warna cokelat dan terakota dengan sentuhan motif batik. Dekorasi ini sengaja dipilih untuk menonjolkan kekayaan tradisi lokal. Kehadiran ruang baru ini turut melengkapi deretan tenant yang sudah ada, seperti Danau Sentani, Dion, Bakerzin, Terastime, PAUL, Toby’s Estate, Telaga Senayan, dan Taliwang Bali.

Ruang Temu Kalangan Profesional

Peresmian area dilakukan bersama oleh CEO Lippo Malls Indonesia Henry Riady, Chief Operating Officer Eddy Mumin, pengelola Langit Nusantara Asiong Lie, dan Mall Director SPARK Josef N.A. Lumbantobing. Lokasi yang strategis di kawasan bisnis membuat area ini cocok untuk pertemuan nonformal.

Josef menjelaskan bahwa masyarakat masa kini memerlukan tempat berkumpul yang santai dan nyaman. “Keunggulan danau serta ruang terbuka SPARK memberikan nilai tambah bagi pengunjung,” ujar Josef.

Lippo Malls Indonesia berupaya terus mengoptimalkan peran pusat perbelanjaan melalui perpaduan ruang terbuka dan santap bersama. Akibatnya, mal kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat belanja biasa. Josef menambahkan, “Pengunjung tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan kuliner dan pertemuan bisnis, tetapi juga menikmati suasana berbeda untuk bersantai dan berkumpul di tengah kesibukan Jakarta.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.