Strategi Baru Pemenuhan Tenaga Kesehatan Daerah

oleh -21 Dilihat
oleh
Petugas medis pelayanan tenaga kesehatan daerah di puskesmas
Antara/Strategi Baru Pemenuhan Tenaga Kesehatan Daerah

Radar Berita – Pemerintah mengubah strategi pemenuhan tenaga kesehatan daerah. Kini, pemerintah mendidik putra-putri daerah agar dapat melayani kampung halaman mereka. Langkah ini menggantikan skema pengiriman tenaga medis dari luar wilayah.

Data Kementerian Kesehatan per Agustus 2026 mencatat 38 persen puskesmas masih kekurangan fasilitas medis. Sebanyak 6.927 posisi belum terisi dengan sembilan jenis tenaga kesehatan secara lengkap. Akibatnya, puskesmas kesulitan menjalankan layanan pencegahan penyakit secara maksimal.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus memaparkan data tersebut dalam acara Konsil Kesehatan Indonesia 2026. Sembilan formasi itu mencakup dokter, dokter gigi, perawat, bidan, hingga ahli gizi. Selain itu, tenaga kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, laboratorium medik, dan kefarmasian juga dibutuhkan.

Ketimpangan Distribusi dan Tantangan Global

Isu ini turut dibahas dalam Konferensi AAAH di Bali pada awal November. Acara tersebut menghadirkan 200 peserta dari 22 negara. Menurut Ketua AAAH Anna Kurniati, beban pelayanan kesehatan kian berat akibat perubahan iklim dan penuaan populasi.

Secara global, WHO memproyeksikan dunia kekurangan 11 juta tenaga medis pada 2030. Lembaga tersebut memberi peringatan tentang risiko penuaan nakes sejak September lalu. Namun, persoalan utama Indonesia terletak pada ketimpangan distribusi nakes antarwilayah.

Kemenkes memprioritaskan pemetaan wilayah khusus seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku. Berdasarkan data Mei 2026, dokter gigi menjadi posisi yang paling banyak kosong. Sementara itu, Program Penugasan Khusus sejak 2015 telah menyerap 21.105 nakes di 3.630 puskesmas pada 331 kabupaten/kota.

Pendidikan Spesialis dan Beasiswa

Pemerintah terus membenahi masalah dari sektor pendidikan. Pada 2024, sebanyak 67 persen peserta PPDS berasal dari Jawa dan Bali. Sementara Kalimantan hanya menyumbang dua persen dan Indonesia timur satu persen.

Selain itu, 52 persen pusat pendidikan berada di pulau Jawa dan Bali. Pemerintah lalu membuka jalur RSPPU untuk meratakan peluang tersebut. Saat ini, 52 peserta telah diterima di enam rumah sakit penyelenggara.

Izin operasional untuk 25 prodi baru disahkan sehingga totalnya mencapai 31 prodi. Tanpa percepatan ini, Indonesia berpotensi kekurangan hampir 65.000 dokter spesialis hingga 2032. Di samping itu, sebanyak 8.484 beasiswa disalurkan lewat Kemenkes dan LPDP sepanjang 2022-2025.

Direktur Regional WHO Pasifik Barat Saia Ma’u Piukala menyoroti pentingnya perlindungan dan kesejahteraan nakes. AAAH sendiri berdiri pada 2005 dengan 10 negara dan kini beranggotakan 22 negara. Konferensi Bali ini merumuskan rekomendasi kebijakan demi meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan para tenaga medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.