Radar Berita – Asupan makanan pada pagi hari memengaruhi energi mental serta kemampuan kognitif sepanjang hari. Penjelasan pada Selasa (3/11) menyebutkan pentingnya memilih menu sarapan untuk otak yang kaya gizi. Ahli gizi Wendy Bazilian, DrPH, RD, menegaskan bahwa otak memerlukan nutrisi setelah berpuasa selama tidur malam.
Kacang Kenari dan Bluberi untuk Daya Ingat
Kacang kenari menjadi opsi makanan pertama yang disarankan. Penelitian kecil pada 2025 mengungkap dewasa usia 18 hingga 30 tahun yang memakannya memiliki waktu reaksi lebih cepat. Selain itu, kemampuan mengingat mereka juga tercatat lebih baik. Bahan ini bisa dicampur ke oatmeal, yoghurt, atau biji-bijian.
Pilihan selanjutnya adalah bluberi yang mengandung antioksidan tinggi. Tinjauan sistematis terhadap 13 penelitian pada 2024 menemukan manfaat buah ini. Akibatnya, kemampuan mengingat pada anak meningkat hingga enam jam setelah dikonsumsi.
Peran Telur, Jamur, dan Alpukat
Telur mengandung kolin yang memicu pembentukan asetilkolin untuk mendukung memori dan proses belajar. Sementara itu, jamur dapat menjaga suasana hati serta mengurangi kelelahan mental. Ahli gizi Maggie Moon, MS, RD, menjelaskan jamur membantu mengurangi “penurunan energi mental” saat siang hari.
Buah alpukat menyediakan lutein, serat, dan lemak tak jenuh tunggal. Nutrisi ini menjaga aliran darah, kestabilan gula darah, serta kemampuan pemecahan masalah. Namun, konsumsi makanan ini harus tetap diimbangi dengan pola makan seimbang.





