Radar Berita – Kementerian Agama menyiapkan fasilitas Masjid Ramah Pemudik di berbagai lokasi. Program ini bertujuan memberikan tempat beristirahat yang aman bagi masyarakat. Layanan tersebut disediakan khusus untuk menyambut libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Fasilitas untuk Keselamatan Pemudik
Program ini berjalan melalui Subdirektorat Kemasjidan di sejumlah area Indonesia. Selain itu, Kemenag ingin menjadikan rumah ibadah sebagai ruang pelayanan publik. Pihaknya berharap tempat rehat ini bisa menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pengendara sering mengalami kelelahan saat menempuh perjalanan jauh. Akibatnya, potensi bahaya di jalan raya dapat meningkat secara signifikan.
Rangkaian Hari Toleransi Internasional
Inisiatif ini menjadi bagian dari agenda “The Wonder of Harmony: Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”. Acara tersebut digelar dalam rangka Hari Toleransi Internasional pada 16 November 2026. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan keterangannya di Jakarta.
Keterangan itu disampaikan pada konferensi pers di Kantor Kemenag, Senin (26/10/2026). “Saya kira ini momentum yang tepat di awal bulan November,” ujar Abu Rokhmad. Namun, persiapan sudah dilakukan sejak awal bulan untuk mendorong dialog produktif.
Modal Utama Pembangunan Nasional
Kemenag terus menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah warga. Abu menegaskan bahwa kerukunan warga merupakan fondasi utama bangsa. “Toleransi, kerukunan, perdamaian itu merupakan modal yang sangat penting,” katanya.




