Radar Berita – Menjaga kesehatan sendi lutut merupakan hal krusial untuk menunjang aktivitas harian maupun kegiatan ibadah. Pesan utama ini mengemuka dalam bakti sosial ortopedi bertema “Sendi Sehat, Ibadah Nyaman”. Acara tersebut berlangsung di RS Al Fauzan pada Kamis (22/10/2026) bertepatan dengan Hari Santri Nasional 2026.
Kampanye Global Perawatan Sendi
Guru Besar Ortopedi Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS, menjelaskan gerakan Save Our Knee Joint. Pendekatan global ini mendorong masyarakat merawat sendi sejak awal melalui pencegahan serta pemeriksaan dini. Menurut beliau, sendi berpotensi berfungsi baik hingga tua jika dirawat secara tepat.
Selain itu, Basuki membagikan cerita pasien wanita berusia 65 tahun. Pasien tersebut masih sanggup mengikuti dua kali lomba maraton internasional dalam sebulan. Hal ini membuktikan bahwa usia senja tidak selalu membatasi aktivitas fisik seseorang.
Pengaruh Sendi Lutut terhadap Ibadah Sholat
Gerakan sholat seperti rukuk dan sujud sangat membutuhkan kelenturan otot serta sendi. Namun, gangguan pada organ ini dapat menimbulkan nyeri dan kekakuan. Akibatnya, sebagian umat Islam merasa kesulitan menjalankan sholat secara normal.
Kondisi nyata terlihat pada kegiatan bakti sosial di RS Al Fauzan. Dari delapan pendaftar, empat pasien perempuan hadir dengan keluhan nyeri lutut. Bahkan, beberapa peserta terpaksa menjalankan sholat dengan posisi duduk. Basuki pun menegaskan, “Sendi yang sehat sangat penting bagi kehidupan sehari-hari.”






