Tantangan Industri Musik: PAPPRI DKI Dorong Musisi Berkarya

oleh -11 Dilihat
oleh
Penampilan grup band dalam ajang industri musik di Jakarta
Republika/Tantangan Industri Musik: PAPPRI DKI Dorong Musisi Berkarya

Radar Berita – Kemajuan teknologi kecerdasan buatan kini menghadirkan tantangan baru bagi perkembangan industri musik. DPD PAPPRI DKI Jakarta bersama Ussy Pieters Entertainment menggelar Festival Parade Band Sejabodetabek 2026 untuk menjawab kondisi ini. Acara tersebut berlangsung di DeHeng House, Jakarta, pada Ahad (25/10/2026).

Sebanyak 24 grup band dari wilayah Jabodetabek turut memeriahkan ajang ini. Para peserta membawakan beragam genre, seperti keroncong, dangdut, Melayu, disko klasik, R&B, hingga Latin. Selain itu, panggung ini menjadi wadah musisi untuk mengasah aransemen dan mempererat silaturahim.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Ancaman Kreativitas dan Teori Musik

Ketua DPD PAPPRI DKI Jakarta Ussy Pieters menyoroti dampak penggunaan kecerdasan buatan dalam proses penciptaan lagu. Ia khawatir teknologi ini mengikis peran penting kreativitas manusia. “Kalau bagi saya, AI itu merusak. Dia merusak musik. Karena dia bisa bikin suara yang sebetulnya tidak bagus juga,” kata Ussy.

Menurut Ussy, musisi idealnya mengolah komposisi secara mandiri agar memiliki karakter unik. Namun, ia mengingatkan pentingnya penguasaan teori musik seperti notasi dan struktur akor. Akibatnya, pemain yang paham teori akan lebih mudah mengembangkan karya secara matang.

Ruang Silaturahim dan Rencana Mendatang

Kegiatan ini menjadi langkah awal pengurus setelah organisasi sempat vakum selama dua tahun. Selain itu, panggung ini mempertemukan kembali para seniman setelah aktivitas pertunjukan terhenti akibat pandemi Covid-19. Pihak penyelenggara sengaja membatasi peserta dan tidak memakai sistem kompetisi.

PAPPRI DKI Jakarta juga tengah menyiapkan festival penghormatan untuk lagu-lagu populer era 1970-an, 1980-an, dan 1990-an. Ussy berharap para seniman terus aktif menghasilkan karya baru secara mandiri. “Harapan saya biar mereka harus tetap semangat berkarya. Jadi jangan patah semangat, jangan menunggu. Harus tetap berkarya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.