Dilema Cukai Tembakau dan Keadilan Fiskal

oleh -11 Dilihat
oleh
Ilustrasi pekerja pabrik dan produk cukai tembakau di Indonesia.
Antara/Dilema Cukai Tembakau dan Keadilan Fiskal

Radar Berita – Kebijakan cukai tembakau di Indonesia memegang peran vital yang tidak sekadar berfungsi untuk menambah kas negara. Pemerintah harus menyeimbangkan berbagai kepentingan, mulai dari perlindungan kesehatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja, hingga keberlangsungan usaha. Selain itu, aturan fiskal ini juga berdampak langsung pada petani, pedagang kecil, serta dapur para pekerja pabrik yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.

Tantangan Ekonomi dan Moratorium Tarif

Kenaikan tarif tidak selalu mendatangkan tambahan kas negara seperti yang dihitung sebelumnya. Harga yang semakin mahal sering kali memicu fenomena perpindahan konsumen ke produk yang lebih murah atau rokok ilegal. Akibatnya, Muhammad Sri Wahyudi Suliswanto selaku ekonom dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang menyarankan perlunya kepastian kebijakan. Moratorium tarif dapat menjadi solusi agar perusahaan tetap mampu berproduksi dan menyerap tenaga kerja.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Persoalan Keadilan dan Rokok Ilegal

Peralihan ke produk murah menciptakan masalah keadilan bagi pelaku usaha yang taat membayar pajak dan cukai. Di sisi lain, Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia Suparji Ahmad menegaskan pentingnya pengawasan ketat. Pengawasan ini diperlukan guna mencegah celah regulasi serta rekayasa administratif yang dapat merugikan keuangan negara.

Menjaga Keseimbangan Jangka Panjang

Keberhasilan instrumen fiskal ini tentu tidak boleh hanya diukur dari besarnya pendapatan yang terkumpul saja. Pemerintah wajib memperhatikan aspek kesehatan publik, menekan peredaran barang ilegal, serta melindungi kelompok rentan secara adil. Penyesuaian tarif secara terukur dan evaluasi berkala akan membantu menjaga iklim usaha tetap kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.