Radar Berita – Setiap individu memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda saat berinteraksi. Sebagian orang merasa risih dan tidak suka sentuhan fisik dari orang lain. Sikap ini bukan berarti mereka memiliki kepribadian antisosial.
Pengalaman masa kecil sangat memengaruhi cara seseorang merespons kontak tubuh saat dewasa. Menurut informasi dari Geediting.com, terdapat beberapa pemicu psikologis dari masa lalu yang menjadi penyebabnya.
Kurangnya Kasih Sayang dan Pengalaman Memburu
Anak yang jarang menerima pelukan hangat cenderung merasa asing dengan kontak fisik. Psikiater Regina Pally dari UCLA School of Medicine menegaskan pentingnya sentuhan bagi perkembangan anak. Akibatnya, mereka menjadi canggung saat disentuh ketika beranjak dewasa.
Selain itu, trauma akibat kekerasan fisik juga meninggalkan dampak emosional mendalam. Rasa sakit di masa lalu membuat seseorang membangun benteng pertahanan diri. Mereka memilih menghindari kontak tubuh untuk melindungi diri dari rasa takut.
Dampak Pengabaian Emosional
Pengabaian emosional saat kecil turut membentuk kebiasaan memendam perasaan. Dr. Jonice Webb, seorang penulis buku tentang pengabaian emosional anak, menyebutkan bahwa anak yang diabaikan terbiasa menyembunyikan emosinya.
Namun, penolakan terhadap kontak tubuh tidak selalu berarti benci pada sesama. Kondisi tersebut sering kali merupakan respons alami tubuh akibat belum terbiasa merasa aman melalui sentuhan.





