Waspada Penipuan BSU 2026, Kemnaker Ingatkan Pekerja

oleh -118 Dilihat
oleh
Ilustrasi pencegahan penipuan BSU 2026 di kanal daring
Antara/Waspada Penipuan BSU 2026, Kemnaker Ingatkan Pekerja

Radar Berita – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat terkait bahaya penipuan BSU 2026. Para pekerja diminta selalu waspada terhadap tautan palsu dan pesan berantai yang beredar. Selain itu, publik diimbau tidak sembarangan membagikan data diri ke pihak yang mencurigakan.

Imbauan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri. Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, ia meminta pekerja bersikap kritis terhadap pesan yang mengatasnamakan kementerian. “Jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas,” ujar dia.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Modus Pesan Berantai dan Tautan Palsu

Indah memaparkan bahwa penipuan kerap disebarkan lewat pesan langsung (DM) maupun aplikasi pesan berantai WhatsApp. Oknum penipu sering menjanjikan pencairan dana dengan cara yang tidak masuk akal. Menariknya, pencantuman logo resmi Kemnaker pada situs atau pesan palsu tetap bukan jaminan keaslian.

Masyarakat sebaiknya memantau perkembangan bantuan melalui kanal komunikasi resmi atau laman bsu.kemnaker.go.id. Namun, pekerja wajib bersabar menunggu konfirmasi resmi jika situs tersebut belum dapat dibuka. Penggunaan tautan alternatif yang tidak jelas justru berisiko membahayakan data pengguna.

Empat Langkah Melindungi Data Pribadi

Pekerja disarankan menjalankan langkah pencegahan demi menghindari jebakan siber. Pertama, teliti alamat situs sebelum mengeklik tautan atau mengisi identitas. Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, kata sandi, maupun Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada siapa pun.

Selain itu, tolak segala tuntutan pembayaran biaya untuk iming-iming pencairan bantuan. Segera tutup tautan mencurigakan dan lakukan konfirmasi ke kanal resmi Kemnaker. Akibatnya, kewaspadaan mandiri ini dapat menjauhkan tenaga kerja dari kerugian fatal.

Arahan Pencegahan dari Menaker

Langkah antisipasi penipuan ini juga menjadi perhatian serius Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Pimpinan kementerian tersebut terus menginstruksikan seluruh jajaran agar sigap merespons peredaran kabar bohong. “Bapak Menaker Prof. Yassierli selalu mengingatkan kami untuk mengantisipasi maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan BSU dan Kementerian,” kata Indah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.