Radar Berita – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan apresiasi kepada Universitas Negeri Surabaya (UNESA) atas penyelenggaraan Senam Guru dan Senam Anak Indonesia Hebat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesehatan tenaga pendidik demi memperkuat kualitas pendidikan nasional.
Dukungan Penuh untuk Kesehatan Guru
Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan PNFI Kemendikdasmen Gogot Suharwoto menyatakan bahwa inisiatif tersebut sangat penting. "Guru hebat dan kuat itu dimulai dari guru yang sehat," ujar Gogot di Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, Jumat. Sebanyak lebih dari 2.000 peserta turut ambil bagian dan mencatatkan rekor MURI tahun 2026 ini.
Bagian dari Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Selain itu, program Senam Guru Indonesia memperkuat gerakan Senam Anak Indonesia Hebat yang sebelumnya dicanangkan pemerintah. Aspek kesehatan kini masuk dalam delapan dimensi profil lulusan Indonesia mulai 2025. Gogot berharap kegiatan ini bisa diterapkan secara luas hingga ke lingkungan madrasah.
Membangun Budaya Hidup Sehat
Rektor Unesa Prof. Nurhasan menyampaikan bahwa acara ini tidak sekadar mengejar rekor MURI. Namun, kegiatan tersebut bertujuan membangun budaya hidup sehat. "Ketika kebugaran tercapai, para guru dan masyarakat akan lebih hebat untuk berkarya, berkreativitas, dan beraktivitas," tuturnya. Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Guru Nasional 2026 dan Dies Natalis ke-62 Unesa dengan puncak acara pada 28 November.








