Iklan Anti Muslim Senilai 8 Juta Dolar AS Diduga dari Israel

oleh -4 Dilihat
oleh
Ilustrasi penyebaran kampanye iklan anti Muslim di media sosial
Republika/Iklan Anti Muslim Senilai 8 Juta Dolar AS Diduga dari Israel

Radar Berita – Sebuah propaganda digital berskala global berhasil diungkap oleh peneliti Marc Owen Jones dan Sohan Dsouza. Jaringan tersebut menyebarkan kampanye iklan anti Muslim serta anti imigran di lebih dari 30 negara. Operasi media sosial ini diperkirakan menelan biaya hingga 8 juta dolar AS dan meraup 800 juta penayangan.

Modus Penyamaran dan Platform Global

Kampanye terselubung ini berjalan sejak Oktober 2023 hingga Oktober 2026. Berbagai materi promosi disalurkan melalui platform populer seperti Facebook, YouTube, dan TikTok. Selain itu, pihak pengelola memanfaatkan perusahaan perantara di Vietnam dan Brasil demi menyamarkan identitas asli mereka.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Peneliti menemukan bahwa propaganda tersebut bertujuan membakar sentimen negatif publik. Target propaganda ini menyasar kelompok Muslim, imigran, serta negara Qatar dan Iran. Akibatnya, narasi kebencian tersebar secara meluas di berbagai kawasan.

Penggunaan Teori Konspirasi dan AI

Materi iklan dirancang menggunakan gambar serta musik berbasis kecerdasan buatan (AI). Kreator juga menyisipkan potongan video demonstrasi dan parodi gim untuk menarik perhatian. Bahkan, beberapa konten menyebarkan slogan ekstrem seperti “Ini adalah sebuah invasi” dan “Qatar mengislamkan eropa”.

Penyebar konten turut mengusung teori konspirasi penggantian besar-besaran atau great replacement. Teori ekstrem kanan ini mengklaim warga kulit putih Eropa sengaja digantikan oleh kelompok Muslim melalui migrasi. Namun, para ahli menegaskan klaim tersebut sama sekali tidak memiliki dasar bukti yang dapat dipercaya.

Keterkaitan Entitas Berbasis Israel

Hasil riset menunjukkan entitas di balik aktivitas ini berbasis di Israel. Jaringan propaganda tersebut juga memiliki keterkaitan dengan operasi pengaruh milik pemerintah setempat. Namun, para peneliti belum dapat memastikan keterlibatan langsung pemerintah Israel dalam proyek periklanan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.