Radar Berita – TNI AU menyiagakan helikopter Super Puma untuk menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu, Jawa Tengah. Bantuan udara ini sudah disiapkan sejak Rabu (21/10) untuk memadamkan api di wilayah yang sulit dijangkau dari darat.
Metode Water Bombing dan Pencarian Titik Api
Helikopter khusus dari Skuadron 6 tersebut menjalankan operasi pemadaman memakai metode water bombing. Selain itu, armada udara ini bertugas mendeteksi kemunculan titik api baru agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. “Pengerahan helikopter ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan karhutla melalui dukungan operasi udara, khususnya di kawasan dengan medan yang menyulitkan penanganan dari darat,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi.
Komitmen TNI AU dalam Penanggulangan Bencana
Hingga sekarang, helikopter andalan tersebut masih siaga di lokasi guna membantu pemerintah memadamkan api. Melalui langkah ini, Feri berharap penanganan bencana bisa menjadi lebih ringan. “TNI AU terus berkontribusi dalam penanggulangan bencana dan perlindungan lingkungan, sekaligus menunjukkan peran operasi udara dalam mendukung keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian alam Indonesia,” ujar Feri.






