Cara Menghitung Denda Shopee Pinjam Perhari dan Perbulan

oleh -273 Dilihat
oleh
Menghitung Denda Shopee Pinjam
Menghitung Denda Shopee Pinjam

Radar Berita – Perhatikan Cara Menghitung Denda Shopee Pinjam Perhari dan Perbulan jika terjadi keterlambatan dalam pembayaran.

Sudah tahu bagaimana cara menghitung denda Shopee Pinjam per bulan? Dan apa dampaknya jika terlambat membayar denda Shopee Pinjam? Untuk mengetahui hal tersebut, mari kita simak penjelasannya di sini.

Seiring berkembangnya teknologi, masyarakat kini tidak hanya bergantung pada bank konvensional untuk meminjam uang. Saat ini, terdapat banyak platform atau aplikasi pinjaman uang secara daring.

Bahkan, beberapa platform jual beli saat ini menyediakan fitur pinjaman uang bagi penggunanya, salah satunya yang populer adalah SPinjam atau Shopee Pinjam. Siapa yang tidak kenal dengan aplikasi toko oren atau Shopee?

Selain memberikan kemudahan dalam mencicil pembelian barang, saat ini Shopee juga menyediakan layanan pinjaman uang yang mudah. Hal ini tentu saja membantu pengguna sebagai penjual atau pembeli yang membutuhkan dana tambahan.

Namun, sebelum meminjam, pastikan untuk mengetahui tentang denda Shopee Pinjam. Mengetahui tentang denda Shopee Pinjam sangat penting bagi calon peminjam, sehingga mereka dapat menghitung beban biaya yang harus dibayarkan jika mengalami keterlambatan dalam pembayaran.

Denda Shopee Pinjam juga berfungsi sebagai pengingat bagi calon peminjam agar tidak melewatkan pembayaran tepat waktu. Bunga dan tenor pada aplikasi pinjaman daring umumnya tidak terlalu tinggi.

Namun, jika peminjam membayar telat hanya satu hari saja, denda akan segera dikenakan. Oleh karena itu, jangan meremehkan besarnya nominal denda karena seiring berjalannya waktu, nominal tersebut akan bertambah besar.

Lalu, berapa besar nominal denda yang harus dibayarkan jika pembayaran terlambat? Bagaimana cara menghitung denda Shopee Pinjam per hari atau per bulan? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Berapa dan Cara Menghitung Denda Shopee Pinjam

Shopee Pinjam merupakan layanan kredit dari platform Shopee. Layanan Shopee Pinjam berbeda dari Shopee PayLater yang memberikan cicilan untuk pembelian barang. Di Shopee Pinjam, pengguna bisa meminjam dana minimal Rp 500 ribu dengan tenor bervariasi mulai dari tiga bulan.

Bunga pinjaman di Shopee Pinjam dimulai dari 2,95 persen per bulan. Pengguna diharuskan membayar cicilan SPinjam atau Shopee Pinjam pada tanggal jatuh tempo, yaitu tanggal 5 setiap bulannya. Atau tanggal jatuh tempo pembayaran ditentukan saat pengguna mengaktifkan akun.

Denda akan dikenakan jika pembayaran Shopee Pinjam dilakukan terlambat bahkan hanya satu hari. Berapa besar nominal denda Shopee Pinjam?

Tidak jauh berbeda dari SPayLater, denda keterlambatan pembayaran akan dikenakan sebesar 5 persen per bulan dari total tagihan yang ditentukan.

Denda untuk keterlambatan bayar SPinjam tersebut akan dikenakan pada hari pertama keterlambatan pembayaran. Dan denda ini bersifat akumulatif, artinya semakin lama pengguna menunggak, semakin besar pula denda yang harus dibayarkan.

Selain itu, ada konsekuensi lain jika pembayaran tagihan SPinjam terlambat, yaitu tagihan bulan depan akan terakumulasi dengan tagihan keterlambatan. Bagaimana cara menghitung denda Shopee Pinjam?

Contohnya, jika pada bulan Mei tagihannya sebesar Rp 500 ribu dan pengguna terlambat dua hari dalam pembayaran, maka total tagihan SPinjam yang harus dibayar adalah Rp 1.025.000.

Total nominal tersebut terdiri dari tagihan Rp 500 ribu untuk bulan Mei, 5 persen untuk denda keterlambatan, dan tagihan Rp 500 ribu untuk bulan Juni. Jika mengalami skenario seperti ini, pengguna hanya perlu membayar Rp 525 ribu saja.

Meskipun begitu, jika memutuskan untuk meminjam uang di SPinjam, pastikan untuk benar-benar berkomitmen dalam pembayaran tepat waktu. Jika mengabaikannya, maka tagihan cicilan beserta denda yang harus dibayarkan akan semakin bertambah besar.

Simulasi Denda Shopee Pinjam Per Bulan

Untuk lebih memahami, berikut adalah simulasi denda untuk berbagai tingkat keterlambatan pembayaran. Jika ingin menghitung nominal denda untuk keterlambatan lainnya, pengguna hanya perlu menggunakan rumus di bawah ini:

Tagihan x 5% = Nominal denda.

Perlu diingat bahwa denda dihitung dari nominal tagihan yang terlambat atau menunggak, bukan dari pinjaman pokok. Berikut adalah simulasi denda Shopee Pinjam:

Simulasi Denda Shopee Pinjam Keterlambatan 1 bulan:

Tagihan          Nominal Denda        Total Tagihan
500.000         25.000                        525.000
1.000.000      50.000                       1.050.000
2.000.000    100.000                       2.100.000
3.000.000    150.000                        3.150.000
5.000.000    250.000                       5.250.000

Simulasi Denda Shopee Pinjam Keterlambatan 2 Bulan

Tagihan              Nominal Denda      Total Tagihan
500.000              50.000                      550.000
1.000.000            100.000                   1.100.000
2.000.000            200.000                  2.200.000
3.000.000             350.000                 3.300.000
5.000.000          500.000                   5.500.000

Simulasi Denda Shopee Pinjam Keterlambatan 3 Bulan

Tagihan             Nominal                 Denda Total Tagihan
500.000             75.000                   575.000
1.000.000            150.000              1.150.000
2.000.000             300.000            2.300.000
3.000.000            450.000           3.450.000
5.000.000               750.000            5.750.000

Catatan:

Pihak Shopee

memang tidak memberikan penjelasan rinci tentang denda yang harus dibayarkan oleh pengguna. Shopee juga tidak menyebutkan cara pembayarannya atau batas maksimal nominal denda.

Jika tidak ada batas maksimal, maka denda akan menjadi sangat besar jika pengguna menunggak selama berbulan-bulan.

Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberlakukan aturan Fintech Lending, yang menyatakan bahwa total denda yang dibayarkan tidak boleh melebihi dari pinjaman pokok.

Jika pinjaman sebesar Rp 3 juta dan terjadi keterlambatan dalam waktu yang lama, maka denda maksimal yang harus dibayar adalah Rp 3 juta.

Seberapa kecil pun nominal denda, tetap saja besar karena seharusnya pengguna tidak perlu membayar denda sama sekali jika membayar tagihan tepat waktu.

Risiko Tidak Membayar Denda SPinjam

Ada risiko yang harus dihadapi pengguna jika tidak membayar denda SPinjam. Selain itu, keterlambatan pembayaran dapat mempengaruhi skor kredit pengguna.

Berikut adalah risiko jika tidak membayar denda SPinjam:

Data peminjam akan disebar kepada semua kontak
Tagihan akan dikejar melalui telepon
Tagihan akan dikejar melalui debt collector

Oleh karena itu, pertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan untuk meminjam dana di SPinjam. Pastikan untuk membayar tagihan tepat waktu agar terhindar dari denda yang meningkatkan beban tagihan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.