Penanganan Banjir Lahar Dingin Lumajang Dipastikan Cepat

oleh -89 Dilihat
oleh
Penanganan darurat bencana banjir lahar dingin Lumajang oleh Kementerian PU
JawaPos.com/Penanganan Banjir Lahar Dingin Lumajang Dipastikan Cepat

Radar Berita – Kementerian Pekerjaan Umum bergerak cepat menangani bencana longsor dan banjir lahar dingin Lumajang di Jawa Timur. Penanganan darurat fokus dilakukan pada ruas Jalan Nasional Turen hingga batas Kabupaten Lumajang. Akibatnya, jalur lalu lintas kini dipastikan sudah dapat dilalui masyarakat kembali.

Penanganan Jalan dan Keselamatan Warga

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen pihaknya untuk menyiagakan seluruh infrastruktur. “Begitu terjadi bencana, kita harus segera bergerak di lapangan. Yang utama adalah memastikan akses masyarakat tetap terlayani,” kata Dody pada Selasa (3/11). Selain itu, tim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali telah menurunkan alat berat guna memindahkan sisa material longsor.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Petugas juga memasang rambu peringatan di lokasi yang rentan bencana. Langkah preventif ini bertujuan untuk menjaga keselamatan para pengguna jalan. Sementara itu, rencana penanganan permanen kawasan tersebut diusulkan pada Tahun Anggaran 2027.

Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Air

Hujan deras memicu luapan lahar di lereng Gunung Semeru serta jaringan sungai di sekitarnya. Oleh karena itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas langsung mendata kerusakan infrastruktur sumber daya air. Pemeriksaan meliputi Sungai Regoyo, DAS Rejali, serta WS Bondoyudo-Bedadung di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Dampak bencana mencakup tertimbunnya tanggul beton pengendali banjir proyek VDRRSL S4 KD 3 oleh material vulkanik. Selain itu, tiga sabo dam dan tanggul sungai di bawah jembatan gantung mengalami pengikisan. BBWS Brantas akan mengerahkan personel dan alat berat setelah kondisi dipastikan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.