Radar Berita – Hasil kolaborasi Volkswagen dan Xpeng di China belum menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Penjualan SUV listrik ID. Unyx 08 tercatat hanya menyentuh rata-rata 267 unit per bulan sejak April hingga Agustus 2026. Capaian ini bahkan tidak sampai 10 persen dari target bulanan Volkswagen sebanyak 3.622 unit.
Pemangkasan Target Penjualan
Pabrikan asal Jerman tersebut akhirnya memangkas proyeksi pasar mereka secara drastis. Target penjualan ID. Unyx 08 sepanjang 2026 diturunkan dari 32.600 unit menjadi 12.300 unit. Selain itu, sasaran pengiriman untuk tahun 2027 ikut dipangkas dari 70.400 unit menjadi 64.000 unit.
Kemitraan kedua produsen otomotif ini sejatinya telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Volkswagen menanamkan modal 700 juta dolar AS demi mengamankan 4,99 persen saham XPeng. Melalui kerja sama tersebut, mereka merancang arsitektur kelistrikan dan elektronik bersama untuk memproduksi ID. Unyx 08 serta ID. Unyx 09.
Hambatan Pasar dan Jaringan Diler
Kendaraan listrik buatan produsen lokal China menghadirkan tekanan berat bagi Volkswagen. Merek domestik dinilai unggul dalam menyajikan teknologi serta kemampuan pengisian daya baterai yang sesuai harapan konsumen. Akibatnya, pengembangan model khusus pasar lokal ini belum mampu mengangkat angka penjualan.
Keterbatasan jaringan distribusi juga mempersempit ruang gerak produk tersebut. ID. Unyx 08 sejauh ini hanya ditawarkan lewat sekitar 166 diler Volkswagen Anhui. Angka tersebut sangat kecil bila dibandingkan dengan jaringan diler kemitraan FAW dan SAIC yang melampaui 3.000 gerai.
Tantangan Model Berikutnya
Volkswagen kini mengalihkan harapan pada kehadiran sedan listrik ID. Unyx 09. Perusahaan membidik angka penjualan hingga 4.900 unit setiap bulan untuk model baru tersebut. Namun, mobil listrik ini bakal menghadapi persaingan sengit dari penguasa pasar seperti Xiaomi SU7 dan Tesla Model 3.






