Radar Berita – Keluarga besar PERSIS Jawa Barat memadati area Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Ahad (8/11/2026) pagi. Mereka berkumpul dalam kegiatan bertajuk NGABARIS II atau Ngaji Bareng Keluarga Besar PERSIS Jawa Barat. Lebih dari 50.000 peserta yang terdiri dari pengurus, badan otonom, hingga simpatisan antusias memeriahkan agenda ini.
Kehadiran Puluhan Ribu Kader dan Pejabat Negara
Rombongan bus dan kendaraan pribadi tampak memadati area parkir sejak waktu subuh. Selain itu, gelombang kader terus mengalir menuju masjid ikonik tersebut mulai pukul 07.00 WIB. Acara akbar yang diawali pada pukul 08.00 WIB ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan dakwah organisasi.
Sejumlah tokoh nasional turut meramaikan pertemuan akbar ini. Di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti. Selain itu, perwakilan Biro Kesra Setda Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana, juga hadir mewakili Gubernur Jawa Barat.
Komitmen Kuat Meneguhkan Silaturahmi dan Dakwah
Ketua PW PERSIS Jawa Barat, Ustaz H. Iman Setiawan Latief, menegaskan pentingnya agenda kebersamaan tersebut. Menurutnya, acara ini merupakan sarana mempererat persaudaraan serta memperdalam ilmu syar’i. “Acara ini dirancang untuk mengokohkan barisan kader dan jamaah dalam menjalankan amanah dakwah ke depan, sekaligus memperkuat komitmen keummatan di tanah Jawa Barat,” ujarnya.
Apresiasi senada datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) PERSIS, Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag. Beliau menggarisbawahi pentingnya menjaga keutuhan organisasi menghadapi berbagai dinamika zaman. “Gelaran NGABARIS II ini menjadi bukti nyata kesolidan dan kebersamaan jam’iyyah PERSIS,” tegasnya.
Rangkaian Program Sosial dan Kepedulian Lingkungan
Pertemuan akbar ini tidak sekadar berisi siraman rohani serta pendalaman Al-Qur’an dan As-Sunnah. Namun, panitia juga meluncurkan program dakwah sosial untuk kemaslahatan bersama. Selain itu, para mubalig menyerahkan buku panduan kepedulian lingkungan secara simbolis sebelum seluruh rangkaian acara ditutup pada siang hari.






