Radar Berita – Pasangan ganda campuran China, Li Hong Yi/Huang Ke Xin, berhasil merebut gelar juara ajang Indonesia Masters 2026. Mereka mengalahkan pasangan gabungan Singapura dan Indonesia, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja. Pertandingan final tersebut berlangsung di GOR Djarum Arena Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu.
Strategi Kecepatan dan Energi Muda
Li/Huang mengunci kemenangan lewat pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-5, dan 21-10. Pasangan muda ini mengandalkan permainan cepat serta reli panjang untuk menguras tenaga lawan. Akibatnya, mereka mampu bangkit dan mendominasi pertandingan setelah sempat kalah pada gim pertama.
Gelar di ajang BWF Tour Super 100 ini menjadi pencapaian manis bagi Li/Huang. “Titel juara ini merupakan yang kedua bagi kami berdua,” ujar Huang Ke Xin usai laga. Selain itu, Li Hong Yi menegaskan bahwa mereka memang membidik posisi tertinggi sejak awal turnamen.
Kendala Angin dan Pemulihan Fisik
Sementara itu, Gloria Emanuelle Widjaja mengakui permainannya bersama Terry belum maksimal. Keadaan angin di lapangan satu membuat mereka kesulitan mengendalikan arah kok. Namun, Gloria enggan menjadikan masalah teknis tersebut sebagai alasan utama kekalahan mereka.
Selain faktor angin, proses pemulihan fisik Terry/Gloria juga belum berjalan optimal. Usia lawan yang lebih muda memberikan keunggulan stamina bagi ganda China tersebut. Meskipun demikian, Terry menyatakan bahwa keberhasilan melangkah ke babak final tetap sesuai dengan target awal mereka.





