Mentrans: Usaha Kawasan Transmigrasi Harus Paham Pasar

oleh -116 Dilihat
oleh
Petani memanen sayuran di kawasan transmigrasi Batu Betumpang
Antara/Mentrans: Usaha Kawasan Transmigrasi Harus Paham Pasar

Radar Berita – Pemerintah mendorong pengembangan usaha ekonomi di kawasan transmigrasi agar berorientasi langsung pada kebutuhan pasar. Hal ini penting guna memastikan peningkatan kesejahteraan dan pendapatan para warga setempat. Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan arahan tersebut di Jakarta pada Minggu.

Menteri Iftitah mengingatkan pentingnya kepastian serapan produk hasil panen warga. “Jangan hanya melihat apa yang bisa dibuat, tetapi juga siapa yang akan membeli dan bagaimana produk tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegasnya. Menurutnya, langkah ini mulai diterapkan petani di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Jasa Penerbitan Buku ISBN

Peluang Pasar Sayuran di Bangka Selatan

Petani setempat kini mulai menjajaki kerja sama pasokan sayuran segar. Upaya ini dirintis oleh Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 1 IPB University bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulau Besar. Kemitraan tersebut bertujuan memberikan kepastian pembeli bagi komoditas hasil panen masyarakat.

Peluang kerja sama terbuka melalui pelatihan Farmer Field and Business School (FFBS) ke-7 di Demplot Trans-Organik, Desa Sumber Jaya Permai. Sebanyak 18 petani penggerak terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Mereka berhasil memanen 107 kilogram sayuran yang mencakup pakcoy, selada, bayam, dan kangkung.

Peningkatan Mutu dan Distribusi Hasil Tani

Ketua TEP IPB University Suprehatin menekankan pentingnya petani mengenali permintaan pasar secara cermat. Kebutuhan tersebut meliputi jenis komoditas, standar kualitas, volume pasokan, hingga kepastian jadwal pengiriman. Oleh sebab itu, pendampingan petani difokuskan pada teknik budidaya, pemilahan kualitas panen, hingga tata cara pengemasan.

Selain itu, kepastian harga dan pasar tetap menjadi kunci utama keberlanjutan pertanian warga. “Transisi pertanian tidak cukup berhenti pada bagaimana petani menghasilkan produk yang lebih baik. Kita juga perlu memastikan produk tersebut memiliki akses pasar,” jelas Suprehatin. Respons positif pun diungkapkan petani penggerak Desa Sumber Jaya Permai Ayik Sofyan yang kini kian optimis menatap pasar lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.